LEMSAKTI

LEMSAKTI adalah lembaga independen yang dibentuk oleh Pemerintah untuk mengelola sumbangan keagamaan.

Visi

Menjadi Lembaga Sumbangan Keagamaan terkemuka yang dikelola dengan baik, profesional dan Transparan dan Akuntabel.

Misi

  1. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memberikan sumbangan keagamaan melalui mekanisme lembaga keagamaan.
  2. Meningkatkan pengumpulan dan pemanfaatan sumbangan keagamaan nasional sesuai dengan ketentuan aturan perundangan yang berlaku dan Alkitab dan prinsip-prinsip manajemen pos modern handal.
  3. Mengembangkan manajejemen pengelolaan sumbangan keagamaan dengan baik, transparan, profesional, dan terpadu dan akuntabel.
  4. Mencapai data center sumbangan keagamaan nasional.
  5. Memaksimalkan peran sumbangan keagamaan dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dengan mengurangi kemiskinan di Indonesia melalui sinergi dan koordinasi dengan instansi terkait.

TUJUAN

  1. Meningkatkan kesadaran & orang-orang religius yang memberi sumbangan untuk mencapai penerima dan kontributor secara penuh.
  2. Mengarahkan orang untuk mencapai kesejahteraan baik fisik dan non fisik (metafisika, rohani, jiwa) melalui pemanfaatan sumbangan keagamaan.
  3. Meningkatkan status kontributor menerima sumbangan melalui pemulihan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan ekonomi masyarakat.
  4. Mengembangkan budaya Alkitab "memberi lebih baik daripada menerima" sehingga penerima sumbangan dapat berubah menjadi penyumbang.
  5. Mengembangkan manajemen pemerintahan yang baik, profesional dan transparan, terpadu dan akuntabel dalam mengelola sumbangan keagamaan.
  6. Penguatan manajer jaringan antar organisasi sumbangan keagamaan.
  7. Mengumpulkan sumbangan dari donatur dan mendistribusikan kepada masyarakat sasaran yang berhak menerima sesuai dengan Kitab Suci (Alkitab) dan sesuai dengan aturan dan peraturan.

PROGRAM  LEMSAKTI

  1. Program Indonesia Mengasihi (PIM),
  2. Program Indonesia Sejahtera (PIS),
  3. Program Indonesia Cerdas (PIC),
  4. Program Indonesia Prima (PIP), dan
  5. Program Indonesia Rohani (PIR).